Kelihatannya si Mimi keenakan banget. Umurnya hanya lebih tua dua tahun dariku. Bokep Cepat. Apa yang kami minta selalu bisa dipenuhinya. Aku benar-benar terbius birahi melihat detik-detik Willy menumpahkan spermanya di mulut adikku itu. Entah kenapa. Setelah bercerai, rumah kami yang megah jadi seperti rumah bordil aja deh. Entah kenapa. Batangnya gemuk, segemuk botol coca cola yang sedang dipegangnya. “Eh, Tomi. Pernah kepikiran buatku untuk ngintip dia saat ngentot dengan Mamaku atau si Mimi. Jauh lebih menonjol kayaknya. Sebentar lagi pagi menjelang. Saat itu kami bertiga berbaring di tepi kolam renang kelelahan. Ngapain luh?” tiba-tiba kudengar suara Mimi menegurku. Setelah itu ia kembali asyik menikmati genjotan Willy. Sepertinya ia tak perduli kalao aku memergokinya telanjang bulat bersama Mamaku. Saat menatap ke arah sana aku kembali kaget.










