Dewi keberuntungan memang sedang memihakku pagi itu. “Gila kamu!”, entah sudah berapa kali dia mengeluarkan kata itu pagi ini. Bokep Dan benar juga seperti dugaanku, Mbak Ery tidak menutup dengan baik pintu kamarnya. Dia pun tertawa lepas. Akhirnya tubuh impianku itu kunikmati juga. “Gila… kamu gila…” jeritnya sambil berjalan ke kamar mandi.Aku memandang tubuh montok kakak iparku dengan senyum puas. Tidak sulit tentu saja, maklum sudah punya dua anak dan memang sudah becek pula. “Farhan… kamu…”, Mbak Ery menjerit melihat aku masuk ke kamarnya sementara dia sedang bugil dan lebih kaget lagi melihat aku tanpa celana dan mengacungkan penis ke arahnya. Aku sudah merasa di atas angin. Aku punya seorang kakak ipar, Ery Puspadewi namanya. Pernah juga aku suatu waktu Mbak Ery dengan santainya keluar kamar mandi dengan lilitan handuk dan tiba2x handuk itu melorot sehingga aku terpana melihat tubuh montoknya yg bugil.




















