Saya pikir biarlah, hitung-hitung sama saja dengan menyewa bebek.Kabar terakhir tentang pak dukun, kata temanku dia pindah ke Ambon. Bokep Ternyata dukunnya tidak jelek-jelek amat (seperti di film-film kurus dan tua), malah cenderung ganteng walau agak berumur.Waktu saya beri tahu maksud kedatanganku, dia bertanya-tanya banyak hal, seperti status saya, jadwal mens, dll. Terus dia mulai memasukkan penisnya ke dalam liang senggamaku. Saya lalu berbaring diatas ranjang. Sedikit heran, tapi saya jawab. Pada hari yang ditentukan, saya kembali lagi ke sana. Mukaku langsung merah padam (maklum, waktu itu saya baru menjanda, dan hubungan badan terakhir cuman sama eks-suamiku).Tapi saya lihat, pak dukun justru tenang-tenang saja, mukanya tidak berubah, tidak tahu apa dia punya ilmu hipnotis yang bisa mempengaruhiku atau kepercayaanku bahwa dia betul-betul profesional (sekedar ingin bersetubuh denganku), akhirnya saya setuju.Lalu dia melakukan perhitungan berdasarkan jadwal mensku, terus dia mencari tanggal yang tepat dimana saya lagi tidak subur.










