“halo,, siapa nih?”. “dek Vina,, memek lo manteb banget,, seret’n sempit banget”. Video bokep “terus, saya mau diapain mbah?”. Keesokan harinya, pada jam 15.30, aku berangkat ke rumah Mbah Centeng, tapi di tengah perjalanan, ada telpon masuk. “hah, kok bisa dia tau?”, tanya Riska
“mana gue tau, itu yang gue bikin illfeel ama dia”. Saat di toilet, aku berkaca untuk merapikan make-upku, tapi tiba-tiba aku melihat sesosok orang dan ternyata itu adalah Wawan menatapku dingin. “justru itu,, gue manggil lo berdua biar kenalan ama sekretaris cantik gue”. Aku pun memakai baju dan langsung menuju rumah dengan mobilku. Badanku langsung keringat dingin dan pucat, untungnya Mbok Tari masuk untuk membawakan sarapan. “hah?! “dua-duanya sih,,hehehe”. “abisnya gak meyakinkan sih”. “terus?”.










