Kamu …mmm…duabelas tahun yang lalu.Yoi. Bokep Karena aku masih bingung mengapa suamiku punya obsesi seaneh itu.Berhari-hari aku memikirkannya.Sebenarnya pilihan suamiku tidak salah. Lalu menjatuhkan dadaku ke dada Santos, diikuti bisikan binalku, Jangankan cuma toket… malam ini sekujur tubuhku boleh kamu miliki San…Oooh…Mbak Indri…. Yaaa…itu…dua hari sekali…Pertemuanku dengan teman lama itu membuatku cerah, seolah bertemu saudara kandung. Sambil mencari kesibukan untuk melupakan hal yang kurang lengkap itu.Sampai pada suatu hari, aku mendengar ucapan suamiku yang terdengar aneh dan di luar dugaanku.Santos itu kasihan ya, katanya mengawali.Kasian kenapa ? Lalu suamiku mengutarakan skenarionya, yang diam-diam kusimak.Sampai pada hari Sabtu pagi, sebelum berangkat ke kantornya, suamiku berkata, Beginilah nasibku. Yaaa…itu…dua hari sekali…Pertemuanku dengan teman lama itu membuatku cerah, seolah bertemu saudara kandung.




















