Mbak Antik segera mengurut kepalaku dengan cream. Disekanya dadaku dengan handuk basah yang sudah disiapkannya. Bokep Kupegang kedua bahunya dari belakang dan kupijit perlahan. Aku menyerah. Que sera sera, whatever will be will be. Mbak Antik segera mengurut kepalaku dengan cream. Beberapa hari kemudian aku sedang melintas di depan rumahnya tiba-tiba aku dipanggil.“To.. Tidak untuk malam ini, gumamku dalam hati. Maklum saja ia belum memasang shower untuk keramas. Mbak Antik menggamit lenganku dan berkata, “To.. Ia berbisik, “Puaskan aku sekarang.Airi sawahku sampai becek dan berlumpur..” Kupeluk dia dan ia semakin merapatkan kepalanya di dadaku. Masukkan batangmu.. Aku mulai menjadi pusing dengan kondisi ini.“Yuk kembali ke kursi tadi!” perintahnya. Ia kembali dengan membawa handuk kecil, body lotion, piring kecil dan minyak kayu putih.




















