Gua ngga setuju! Bokep Sakitt.., perihh, lepaskan itu dari tubuhku..! jawabku dengan nada bingung, sebenarnya aku mulai tertarik untuk memenuhi tantangan mereka, dengan harapan aku bisa memenangkan seluruh game, lagipula aku benar benar membutuhkan uang tersebut.Sudahlah.! Saat itu di sana masih ada empat orang tamu yang sedang bermain ditemani oleh manajerku. seruku memelas sambil berusaha menutupi tubuh bagian atasku, saat itu aku sudah merasa sangat malu dan tdk lagi berminat untuk meneruskan taruhan itu.Nggak bisa..! Ah. ujarku sambil menunjuk ke arah sofa yang berada di pojok ruangan.Tp Is? Dapat pinjaman uangnya? Sudah, kita berhenti saja, saya menyerah! Kuraih uang tersebut sambil berusaha bangkit dan mengenakan seluruh pakaianku.Setelah itu aku berjalan mendekati tubuh Rosa yang masih meringkuk di sudut ruangan.




















