Saya malu setengah mati. Ternyata dia benar-benar melakukan ancamannya. Bokep Sebelum saya sempat mengeluarkan sepatah katapun, tubuh saya sudah dibalik olehnya. Ah, nikmat sekali. Mulut saya terbuka mengaduh. Saat saya menoleh kebelakang, bibirnya sudah siap menunggu. Dan wanita melakukan hal yang sama pada mereka. Dia tetap berbicara dengan baik kepada saya. Saya takut kalau dia marah, semua usaha saya menjadi sia-sia saja. Saya mulai menganggap Bari sebagai teman.Bari semakin sering datang kerumah. Secara fisik dia lebih ganteng dari suami saya. Mungkin ia melepasnya diam-diam saat saya menutup mata tadi.Tidak tahu apa yang harus dilakukan saya hanya menganga saja seperti orang bodoh. Hanya saya jadi tidak ambil pusing lagi.Tidak lama berselang, sekali waktu dia pulang kerumah dengan membawa kado. Dia hanya tersenyum.Saya mendorongnya pelan dan berusaha untuk bangun.




















