Sakit lagi ya, mbak? Bokep kata mbak Darsih pada suatu hari, saat dia kesulitan membangunkanku.Yah, dia mana bisa dibangunin! Kalau dulu aku sering tidur di bale-bale, sekarang aku lebih leluasa tidur di kamar. Paling hanya ke sawah tak jauh dari rumahku, itupun kalau pas musim layangan saja. Kulihat mbak Darsih menatapku penuh arti, saat itu aku sedang menimba air hanya dengan bercelana dalam saja. Akhirnya, setelah berembug cukup lama, kakek memutuskan; adikku boleh ikut ibu, sedangkan aku akan tetap di kampung bersama kakek. katanya. Semalam mau mbak suruh pindah ke kamar karena udara dingin banget, takut kamu sakit. Aku yang awalnya anak yang jarang suka bermain, sekarang jadi makin malas keluar. Selama kepergian ibu, mbak Darsih lah yang ganti menjagaku. Aku sempat sedih juga karena kehilangan tempat main dan panutan kalau lagi ada masalah di sekolah.




















