Matanya berbinar-binar seolah menaburkan sejuta pesona birahi. Kenyal.“Suka, Jhony?” Aku mengangguk.“Tunjukkan bahwa kau suka. Bokep Aroma yang memaksaku terperangkap di antara kedua belah paha Mbak Lia. Kenyal.“Suka, Jhony?” Aku mengangguk.“Tunjukkan bahwa kau suka. Jilat sambil menatap mataku. Sekarang, kecup, jilat, dan hisap sepuas-puasmu. Pada saat itulah aku mendapat kesempatan memandang hingga ke pangkal pahanya. Sebagai atasan baru, ia sering memanggilku ke ruang kerjanya untuk menjelaskan overbudget yang terjadi pada bulan sebelumnya, atau untuk menjelaskan laporan mingguan yang kubuat. Tiba-tiba saja Mbak Tia merapatkan kedua pahanya sambil menarik rambutku.“Nanti ada yang melihat bayangan kita dari balik kaca. Mbak Lia kurang lebih baru 2 minggu bekerja sebagai atasanku sebagai Accounting Manager. Apakah dugaanku salah?” Aku terdiam sejenak sambil tersenyum untuk menyembunyikan jantungku yang tiba-tiba berdebar.“Jhony, salahkah dugaanku?”“Hmm.., ya, benar Mbak,” jawabku mengaku, jujur.




















