“Gimana? Bokep “Ikat dia!” Boss menyuruh 4 anak buahnya mengikat tangan dan kaki Tamara ke sudut-sudut ranjang, sehingga tubuh Tamara membentuk huruf X, kaki dan tangannya membuka lebar. “Ampun, sakit sekali! “Sekarang gue duluan!” si Jabrik naik ke atas ranjang. Ampuun..” Tamara tak berdaya, tubuhnya juga terbanting-banting di ranjang seirama dengan gerakan si Boss. “Sakit sekkhh.. eegh..” dengus si Boss “Yaa.. “Sekarang gue duluan!” si Jabrik naik ke atas ranjang. “Aaah! “Aaah, jangan! Karena silau dan kaget, Tamara tidak langsung sadar bahwa mobil tersebut telah ada di sampingnya. Tolong!” erang Tamara sambil berontak tanpa hasil.Para penculik tersebut membuat Tamara seperti boneka selama perjalanan ke markas penculik tersebut. Saya janji tidak lapor polisi!” mohon Tamara sambil menangis. Si Jabrik meremas-remas susunya dan si Botak meraba sisa tubuh Tamara yang lain. “Ampun, sakit sekali! “Gimana? “Jangan! “Dorong sekalian aja Boss!” saran Bopeng sesaat waktu dia berhenti mengisap-isap puting susu














