Tapi Daissy tidak mengacuhkannya. Bokep Lain soal apakah dia punya cukup keberanian untuk melakukannya atau tidak. Karena cukup dekat dengan ketiaknya, tercium bau keringat bercampur cologne yang katanya kemudian membuatnya semakin terangsang. Maka dengan lancar Daissy mulai melakukan semua yang dirasanya pasti akan memuaskan Bambang. Bambang masih mengusap-usap kepalanya. Dia tersenyum dan dengan malu-malu bertanya,“Kenapa La?” Supaya tidak merasa canggung Carla menganjurkan Daissy untuk meneruskan,“Terusin aja, aku juga mau kok!”Lalu mulai juga Carla meraba-raba kepunyaannya yang mulai terasa basah. Ia beranjak semakin mendekati Daissy. Dirangkulnya Daissy dan diremas-remasnya seluruh tubuhnya. Tepat pada jam yang telah kita sepakati ia telah mengetuk pintu pavilionnya. Ketika alat kejantanannya yang hitam besar ia sorongkan kepada Daissy, rasanya ia seperti mendapat anugerah.Daissy mencium-ciumi, dan mengusap-usapkannya di wajahnya, lalu menjilati, dan mengulumi ujung kepalanya, hingga akhirnya mulai mengemut-emut semuanya di mulutnya.




















