Dia kembali menyalakan lilin. Aku benar-benar berteriak histeris. Video bokep Aku menurutinya. Dicaci, dihina, direndahkan dan disiksa secara sadis oleh majikanku. Rasanya sakit sekali. Di sana tangan dan kakiku diikat dengan tali, kemudian pintu kamar mandi dikunci oleh Nyonya Hana. Tetapi, itu tidak berlangsung lama. Setelah lilin terbakar, Nyonya Hana lalu memiringkan lilin yang dibawanya dan meneteskan lilin panas yang meleleh di atas tubuhku yang telanjang. Tetapi aku yakin bahwa mereka sudah melihat ke arahku. Tar! Aku menunggu dengan hati berdebar-debar. Dia menungguku di sana sambil tertawa terbahak-bahak melihatku datang. Nyonya Hana tertawa penuh kemenangan.Dia lalu mendekati wajahku dan berkata, “Rasakan, budak..!”Sedetik kemudian, kedua tangan Nyonya Hana menarik jepitan buaya di kedua putingku dengan tarikan keras dan panjang. Aku berkewajiban untuk melayani Nyonya Hana kapan pun dia menginginkanku. Tar!










