Dan Maya pun menjawabnya denga singkat “okee”Lagi-lagi macet yang aku temui. Enak banget ketimpa gunung.”Kata-kata itu keluar begitu saja dari mulutku.“Hahahahaha…. Bokep Tapi dengan satu syarat?”“Apa tuh? Aku selesaikan urusan mesum itu, kemudian aku beralih mencari celana renangku. Aku pun melepas bajuku hanya meninggalkan celana pendek.Dan aku pun berteriak ke arah Maya“May kemari donk, main air yukkk seger banget nih” Terlihat Maya sepertinya enggan untuk mengikuti ajakan ku.“Ya sudah gak apa-apa kalo ga mau” aku menghibur diri sendiri. Payah lu…” Kata Dennis sambil senyum-senyum. Upsss iyaa gw ga boleh nanya-nanya mau kemana yah. Tunggu sebentar yah? Selamat senang-senang yah” kata Dennis sambil meninggalkan meja kerjaku.Aku menghitung hari masih 3 hari lagi aku akan pergi ke Lombok. Tapi kok kayaknya lu ga nyaman yah pake itu”“Iya may, kegedean perut. Aku gigit dengan lembut pentil itu sambil memainkan pentil itu dengan lidahku.Terus menerus aku rangsang Maya dengan aksiku itu.




















