Biar kuceboki dengan lidahku saat engkau usai melepas air kencingmu. Kenapa para wanita kanan kiri rumah Hamidah kini pada keluar menyapu bersama? Bokep Dik.. Kemudian terdengar ketawa mereka yg cekikikan. Aku tinggal di lingkungan kota yg adat penghuninya cukup ber-etika, moral dan budaya. Aku akan dengan mudah mengintip kelakuannya dari celah lembaran koranku. Hamidah mengarahkan matanya ke aku. Uuhhhhh.. Aku tak tahan lagi. Kuangkat melipat kakiku ke bangku dengan tepian sarungku berhenti pada lutut sehingga terbitlah lorong sarungku. Kadang jongkok, kadang berdiri, kadang bergeser ke rerimbuanan dedaunan tanaman hiasnya. Aku menarik meja hingga mengeluarkan suara derit kakinya yg beradu dengan lantai. Dengan kue dan kopi di tangan aku kembali ke beranda. Ahh.. Siapa lagi ituu.. Kali ini ‘bargenning position’ ada di tanganku.










