Aku memandang wajah Ria yang sudh kelihatan pasrah, “celananya dibuka aja ya sayang? Bokep Sempat aku memandang pahanya yang kenceng dan mulus, belahan toketnya pun nampak. Dia berjalan kearahku yang sudah berada diatas motor, “mas entotin aku sekali lagi donk, masih basah ini, disini aja bentar”. aku pengen kayak Ria tadi.. “Mas jangan kurangajar manfaatin kesempatan deh!” Tanpa pikir panjang aku langsung membekapnya dan mencekiknya dari belakang sambil mengancamnya “kamu mau kucekik sampai mati atau nurut aja biar sama sama enak” Dia masih saja meronta dan kucekik dia lebih keras, akhirnya dia berhenti meronta dan kulepas bekapanku pada mulutnya
Ampun mas jangan apa apain saya” Tanpa kujawab langsung saja kuremas susunya yang gede itu, dia pun meronta lagi dan berteriak “Toloooooooong….” Kaget dengan teriakan itu segera kubekap mulutnya dan kucekek lagi sambil mengawasi keadaan sekitar, masih sepi dan sunyi.




















