Dgn bekal uang Rp 75.000 dan tiket kelas Ekonomi hasil hutang papaku di kantor, aku akhirnya meninggalkan desa tercinta di Kawanua.Dari desa aku menuju pelabuhan Bitung, aku harus sdh sampai di pelabuhan sebelum pukul 18:00 karena KM Ciremai jurusan Tanjung Priok berangkat jam 19:00 WIT, waktu 1 jam tentu cukup utk mencari tempat yg nyaman.Karena tiketku tdk mencantumkan nomor seat, maklum kelas ekonomi, aku berharap mendapat lapak utk menggelar tikar ukuran badanku. Bokep Karena aku diam tak berreaksi, maka tangan Sang Kapten makin berani saja menjelajahi dadaku dan menciumi leher serta telingaku. oh teruskan..” sambil matanya terpejam-pejam.Aku jongkok, tanpa ragu kujilat dan kukulum torpedo Sang kapten, sampai terbenam ke tenggorokanku.Aku benar-benar menikmatinya seperti menikmati es Jolly kesukaanku di waktu kecil dulu. teruskan Kapten, lanjutkan Kapten.. Aku maklum, disaat krisis sekarang ini banyak PT yg jatuh bangkrut, kalaupun ada PT yg bertahan itu karena mem-PHK sebagian karyawannya.Lalu aku




















