Kamu belum makan dari pagi?”“Belum Om, Mita memang lapar sekali.” Aku tahu. Entah darimana dia disambar keponakanku. Bokep Tapi memang bisa mabuk bagi yang belum biasa minum. Tapi aku tak akan memaksa kamu melakukan sesuatu kalau kamu tidak mau.”Dia diam sebentar.“Sampai kapan?”“Sampai anakmu lahir. Saling mengangkat muka dari seberang meja mata kami bertemu. Kudorong ke depannya potongan rendang yang dia terima dengan senang hati dan juga seekor ikan goreng seukuran tapak tangan. Hmm anggur manis Spanyol yang harum. Sekilas kami bertatapan, kulihat matanya begitu letih dan mukanya pucat.“Kamu dari sekolah langsung kemari?”“Iya Om.”“Belum pulang ke rumah?”“Belum Om.”“Kemari dulu.” Aku cepat melangkah ke dapur memeriksa lemari es. Cukup sudah. Lalu sementara lengan kananku menyangga di bawah kepalanya tangan kiri meremas gundukan dada kanannya yang terasa empuk walau masih di bawah blus dan branya.“Om, om punya pacar?”, tanyanya dengan nafas sesak sewaktu mulut kami terlepas.“Tidak.










