Saking asyiknya memandang bayanganku di cermin besar itu hingga tidak terdengar bunyi langkah Prima memasuki kamarku. Bokep Dengan benak penuh tanda tanya. Dengan janji juga cukup.”
“Iya, saya berjanji akan merahasiakannya.”
“Terus sekarang mau ngapain ? Dan ia memang tertegun agak lama di dekat bedku. Terkadang aku sendiri yang nyetir, terkadang Prima yang nyetir. Hingga pada sebuahsaat…. Ngomong dong terus terang sama bunda. Tapi sebagai wanita yang sudah punya jam terbang tinggi, tentu saja semuanya ini tak cukup bagiku. Aku bahagia juga dapat menyenangkan Kang Eman yang begitu menyayangiku. Dan Prima tampak serius. “Soal apa Bunda ?” Pri menatapku dengan sorot takut-takut. Aku pura-pura menguap. Dan kataku,“Nanti malam, kalau yang lain sudah pada tidur, kamu masuk diam-diam ke dalam kamar bunda ya. Kalau merujuk kepada kata-kata terakhir (meski tahu ini salah), mungkin sosok yang dimaksud itu memang aku.




















