Tatapannya nanar dan menelanjanginya, membuat gadis itu menyilangkan tangan menutup dadanya dengan muka memerah malu. Bokep Dia juga tak habis pikir kenapa ketiga orang ini tega-teganya berbuat begitu padanya, padahal selama ini dia selalu baik kepada mereka. “Tiduran aja Non biar enak, biar Bapak yang kerja” katanya “udah jangan nangis terus, pokoknya asal Non nurut semuanya bakal beres” tangannya menyeka air mata yang membasahi pipi Ivana. Dari belakang Imron tidak henti-hentinya melumat bibir gadis itu, sudah cukup lama dia mengorek-ngorek mulut gadis itu dengan lidahnya sampai ludah mereka sudah membasahi daerah sekitar mulut. Pak Hermawan juga tinggal memakai kemejanya dan tidak bercelana lagi. Kontras sekali pemandangannya saat itu, tubuh mulus seorang gadis jelita ditengah-tengah tubuh hitam kasar dari tiga pria bertampang seram. Terlihat sedikit darah menetes dari pinggir bibir kemaluannya, darah dari selaput daranya yang dia korbankan untuk menebus dosa ayahnya.




















