Hanya ngopi sambil baca dan sesekali menyaksikan si Hamidah yg pasti sedang penasaran.Aku akan buat dia tetap penasaran hingga besok sore saat dia kembali nyapu dan menyiram tanaman. Bokep Artinya yg tadinya mutlak tabu, dengan inovasi itu aku bisa tawar menawar dengan tabu itu.Kalau tadinya sama sekali jangan, sekarang sedikit boleh. crot.. Dengan kue dan kopi di tangan aku kembali ke beranda. Aku perhatikan kini dia menyapu tanpa konsentrasi, sebentar-sebentar menengok ataupun melirik ke arah aku duduk.Hi.. Mereka pada berhenti menyapu halaman rumahnya. Ah, kasihan si Hamidah. Biar kukecup dan jilati pahamu. Dan dari balik mataku yg masih setengah merem melek menanggung kenihkmatan gairahku kulihat sama-samar Hamidah, jeng Tutik, Bu Hartati, Dik Karsih, Bu Denis, Bu Ani. Aku menarik nafas panjang. Yesss …, aku berhasil. Duhhh.. Aku menarik nafas panjang. Kali ini aku ngintip dari jendela. Sini, Hamidah..




















