Sebenarnya gue sedih banget, dan di iringi rasa takut juga, soalnya kata temen gue yang deket sama dia, kerenda mayatnya dia berat banget. Saat itu dia bercerita kalau dia adalah pecandu narkoba jenis sabu, dan bahkan masih dia pernah menyayat tangan-nya karena sakau, sampai sekarang bekas sayatan di lengannya itu-pun masih ada.Saat itu gue yang udah Horny banget karena ngelihat Shita, gue-pun iyain aja smuanya kata dia, hha, yang penting dia mau jadi cewek gue. Bokep Sesampainya di kost saat itu kami-pun duduk sembari ngobrol sebentar, gue tiduran di kasur dan dia ledekin gue Pelor (nempel kasur molor). Terus gue pamit pulang, dan dia nangis lagi sambil nyuruh gue keluar dan membanting pintu kamarnya.










