“ Pelan2 ya pak…aku takut sakit”, ucap Vivi. Bokep “Haaaaah…!!!” Saya terkejut melihat Vivi, karena biasanya dia harus berjuang keras untuk bisa orgasme dengan saya. Bapak itu bangun dan dengan tersenyum dia bertanya “Enak sayang ?”. Sibapak yang terlihat mulai tidak sabar diarahkannya rudalnya kebibir vagina, digesek2 sebentar setelah merasa cukup licin penis itu mulai menerobos vagina Vivi. Tangan Vivi coba meraih batang penis itu untuk kemudian memasukkanya lagi kelobang vagina milliknya. Bapak itu bangun dan dengan tersenyum dia bertanya “Enak sayang ?”. Kadang saya bingung karena saya masih sangat mencintainya.,,,,,,,,,,,,,, Dengan masih memakai jilbabnya Vivi terus bekerja. Pernah suatu waktu saya menemukan beberapa kondom yang belum terpakai ditasnya.




















