yang perempuan bernama mak imah dan pak bidin. Bokep Namun aku tidak berontak. Iapun lalu, aku pecat dan ia sempat mengancamku, akan membongkar hubungan sexku dengan ku kepada suamiku. Dirumah perasanku tak tenang dan itu aku diamkan saja dari Mas Hendra. Sejak saat itu aku slalu diantar Pak Rojak kemana aku pergi, baik kekantor atau belanja. Namun aku sedikit tenang, aku tidak bakalan hamil, karena aku sudah memasang spiral. Disana, suasananya sepi dan jarang ada rumah penduduk. Akupun berterus terang dan Mas Hendra memahaminya. Kami mempercayakan rumah kepada mereka jika kami pergi kerja. Jumat sore saat ia menjemputku, entah kenapa aku minta Pak Rojak untuk mampir dulu untuk singgah di sebuah restoran. Dan tidak heran setamat kuliah aku dan Mas Hendra memutuskan untuk nikah, karena kami telah lama pacaran. Setelah itu kami keluar dari restoran itu dan menuju kemobil.Dalam mobiku itu, aku terdiam dan bingung akan kejadian




















