Di sebuah terminal bus ibukota kisah pengembaraan Paijo dimulai.”Aduh panas amat sih ibukota, tau gini gwe gak mau deh disuruh si Bambang kesini.” gerutu seorang lelaki berumur 40an, berbadan kurus, tinggi 170cm, berkulit coklat dekil, dia tak lain adalah Paijo. Kata Bambang merasa jengah dipelototi oleh semua orang di lampu merah itu. Bokep ”Tidak kok pak, saya mana berani ngambil HP bapak.” elak Paijo, sebenarnya Paijo sudah mau insaf dari segala perbuatan buruknya sejak bekerja di rumah disana, itu semua berkat kebaikan dan keramahan Deswita.”Alah mana ada maling yang ngaku.” kata Ferry sinis. Paijo diajak Bambang ke kamar belakang yang dipisah dari rumah utama oleh gang sempit, Bambang menjelaskan tugas Paijo sebagai tukang kebun. ”BAMBANG….BAMBANG…..BAMBANG !!!!” teriak Ferry memanggil Bambang. ”Ini….Papa…lagi dipijat…auwwhh.” balas Ferry. ”Kamu…bagaimana bisa ?” tanya Deswita. ”I….iiyy….iiyaa Pak.” jawab Bambang terbata-bata karena tidak tega mengusir sahabat baiknya tapi ini adalah perintah dari majikannya sehingga




















