15 detik kemudian.‘ampun, ahhhhhhhhhhhhhhhhh….ahhhhhhhhhhhhhhhh….ahhhhhhhhhh hhh…..surrrrrrrrr……’ desahan panjang berulang icha disertai squirting hebat yang membuat dada mas Andi basah………Yah…. Sambil memeluk ipul icha pun mendaratkan ciuman ke pipi ipul sambil berbisik, ‘sayang, sebentar ke temani ke rumah sakit, ya?’Ipul pun berbalik ke icha dan bertanya, ‘kamu sakit apa sayang ? Bokep Nampak icha pun keluar dengan rais, wajahnya kelihatan sangat segar tapi tidak menutup wajah lelah yang bersemayam didalamnya.Setelah itu… melihat keadaan sudah aman dengan santun, ipul memohon izin untuk menjaga kopinya agar jangan langsung diangkat ketika dia kembali nantinya karena masih banyaka yang dia ingin perbincangkan secara 4 mata dengan pemilik warung bermata 4 tersebut.Dia pun tidak lupa menitip uang lebih dari harga yang seharsunya, agar supaya tidak diteriaki maling saat pergi dan tidak membayar, maklum saja ipul tidak terlalu dikenal oleh pemilik warung tersebut.




















