Sekar melompat turun dan menyadari benar-benar tak ada orang di sana selain dirinya. Bokep Bayang Ireng berubah meliputi sekujur tubuhnya seperti baju, baju yang bisa mencabulinya. “Jangan pura-pura, den ayu. Ratri!” Sekar memanggilnya. Sekar merasa seolah kehilangan akal menghadapi semua itu. Apakah dia manusia? Pikiran dan tubuh Sekar segera takluk selagi dia dibuat mencapai puncak berkali-kali. Padahal si laki-laki sudah membuang senjatanya. “Huu… Den Sekar, Ratri… Ratri diculik…” Ibu Ratri mengatakan sambil menangis tersedu. Jeritanmu sungguh nikmat! Namun Bayang Ireng tak berniat melepaskannya begitu saja. Keduanya lalu diturunkan sehingga sama-sama duduk bersebelahan di tengah lingkaran besar bayangan hitam yang tak wajar karena mampu mengalahkan cahaya. Itu pasti karena cairan bibit yang dicekokkan Ratri tadi, pikirnya. Padahal si laki-laki sudah membuang senjatanya. Itu pasti karena cairan bibit yang dicekokkan Ratri tadi, pikirnya.




















