Mario terlihat hanya cengengesan melihat Toby yg terlihat gregretan dgn sikapku yg malu-malu tp keliatan maunya.“Yeee… itu kan kamu yg suka seks, dasar cowo mesum,” Balasku sambil cemberut.Ternyata sikap cemberutku ini diartikan lain oleh Toby yg kelihatan sdh tdk tahan, Toby langsung mencium bibirku, melumat habis bibirku. Setelah rencana itu matang, aku berjalan santai menuju pohon temat anak-anak nongkrong dan tempat aku menunggu Rahmat minggu lalu.“Eh, ada Niky, si makhluk cantik duduk di sini lagi rupanya,” Mario mulai genit“Iya nih, lagi nunggu supir ya?” Balas Toby“mmm,” aku hanya menggumam seolah tdk menanggapi merekaDuduk beberapa menit sambil mengutak atik handphone, aku pura-pura menelepon Rahmat, supirku sepeti biasa, hanya saja, karena aku sdh peringatkan supaya tdk menjemput, jadi ga mungkin dia jemput aku kan? Bokep Bahagia bukan hanya jam pelajaran selesai, namun bahagia jg karena aku akan menjalankan rencanaku.Sebelum keluar dari lingkungan sekolah menuju parkiran, aku sengaja membeli teh




















