Beliau pemilik toko beras yang besar itu. Aduuuu!!Juragan mendengus dan menggerung. Bokep Saya terus memandangi lantai, tidak berani mengangkat kepala, tapi sekalisekali saya ngintip kesanakemari melihat keadaan.Juragan rupanya tinggal sendirian di atas tokonya. Saya digilir mereka berdua di sana. Saya jadi nggak tahu lagi apa saya masih terus melakukannya hanya karena duit. Beberapa orang pegawai Juragan manggil saya, tapi saya nggak berani menghadapi mereka, apalagi pas acakacakan begini. Iyhaaah? sumpah, baru kali ini ada lakilaki blakblakan ngaku seperti itu.Lembar uang lima puluh ribu yang tadi ditaruh Juragan di sebelah saya dia ambil, lipat, lalu dia selipkan ke aduh! Saya masih tutupi gunung kembar saya dengan kedua tangan. Apa Juragan suka dengan tubuh saya?




















